Saturday, May 10, 2014

GEJALA HIV/AIDS DAN TEST HIV

Gejala HIV/AIDS
Sayangnya, tidak seperti penyakit lain, infeksi HIV tidak langsung menunjukkan gejala. Biasanya dibutuhkan waktu 5 tahun sampai akhirnya gejala HIV bisa terlihat.

Berikut ini beberapa gejala AIDS yang dialami usia dewasa dan anak berdasarkan informasi dari Komisi Penanggulangan AIDS Nasional :
1. Dewasa
Gejala mayor :
a. Kehilangan 10 persen berat selama lebih dari 1 bulan tanpa sebab
b. Diare lebih dari satu bulan
c. Demam lebih dari satu bulan, baik konstan atau datang-pergi
Gejala Minor :
a. Batuk kering yang tak kunjung sembuh
b. Kulit gatal di seluruh tubuh
c. Herpes Zoster yang tak kunjung sembuh
d. Terinfeksi jamur yang mengakibatkan ruam pada mulut, lidah, atau tenggorokan
e. Pembengkakan kelenjar di leher, ketiak, atau selangkangan, dengan atau tanpa infeksi aktif.

2. Anak
Gejala mayor :
a. Berat badan rendah, atau pertumbuhan lambat
b. Diare berat selama lebih dari 14 hari lebih
c. Demam selama lebih dari satu bulan

Gejala minor :
a. Kulit gatal di seluruh tubuh
b. Pembengkakan kelenjar di leher, ketiak, atau selangkangan
c. Bintik putih akibat jamur di dalam mulut, lidah, atau tenggorokan
d. Infeksi pada telinga, tenggorokan, atau organ lainnya
e. Batuk yang tidak kunjung sembuh

Pada orang dewasa, gejala AIDS sudah bisa didiagnosis bila memiliki 2 tanda mayor dan 1 gejala minor. Gejala semakin lengkap bila penderita mengidap kanker kulit yang disebut karposi atau kriptokokal meningitis. Karposi adalah bintik kemerahan, hitam, atau ungu yang bisa membesar dan terasa sakit. Sedangkan kriptokokal meningitis adalah infeksi yang meliputi otak hingga menyebabkan demam, kaku leher, sakit kepala, kebingungan, dan ketidakmampuan bangun.

Bagaimana cara mengetahui status HIV?
Orang yang sedang dalam tahap HIV tidak bisa kita kenali. Mereka tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apapun. Status terinfeksi HIV hanya dapat diketahui setelah mengikuti test HIV yang disertai konseling. Segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat (Klinik VCT) untuk tes HIV.


Apa yang dimaksud dengan test HIV?
Layanan test HIV dan konseling ini disebut sebagai VCT (Voluntary Counseling and Testing). Tes HIV biasanya berupa tes darah untuk memastikan adanya antibodi HIV di dalam sampel darah.  Tes HIV bersifat sukarela dan rahasia. Sebelum melakukan tes HIV, akan dilakukan konseling untuk mengetahui tingkat risiko infeksi dari perilaku selama ini dan bagaimana nantinya harus bersikap setelah mengetahui hasil tes HIV. Untuk tes cepat dapat juga digunakan tes usapan selaput lendir mulut (Oraquick).

Semua orang sebaiknya melakukan test HIV
Semua orang sebaiknya melakukan test HIV, terlepas dari apakah orang tersebut melakukan perilaku beresiko atau tidak. Mengetahui status HIV mu sangat penting, bila ternyata seseorang mendapat hasil positif terinfeksi, penanganan dapat dilakukan secepatnya. Saat ini sudah banyak tersedia test HIV gratis yang diadakan oleh berbagai lembaga masyarakat di Indonesia. Yang seringkali masih menjadi masalah adalah stigma di masyarakat. Orang menjadi takut dan segan atau malu untuk melakukan test HIV, karena judgement yang datang dari orang sekitarnya.

No comments:

Post a Comment